<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perawat.web.id</title>
	<atom:link href="http://perawat.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://perawat.web.id</link>
	<description>Indonesia Nurse Blog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 May 2010 13:16:58 +0000</lastBuildDate>
	
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Mencari asuhan keperawatan di internet</title>
		<link>http://perawat.web.id/mencari-asuhan-keperawatan-di-internet/</link>
		<comments>http://perawat.web.id/mencari-asuhan-keperawatan-di-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 13:16:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Wahyudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inteenet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perawat.web.id/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Asuhan keperawatan merupakan dokumentasi wajib yang harus dikuasai oleh setiap mahasiswa keperawatan maupun perawat yang sudah bekerja. Asuhan keperawatan ini merupakan pendokumentasian yang lengkap mengenai klien/ pasien yang sesuai dengan protap yang sudah ditetapkan oleh lembaga profesi kita atau di tempat kita bekerja. Dalam era global berbasis internet, kita dimudahkan dengan pencarian materi keperawatan dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kumpulan-askep.com/">Asuhan keperawatan</a> merupakan dokumentasi wajib yang harus dikuasai oleh setiap mahasiswa keperawatan maupun perawat yang sudah bekerja. <a href="http://kumpulan-askep.com/">Asuhan keperawatan</a> ini merupakan pendokumentasian yang lengkap mengenai klien/ pasien yang sesuai dengan protap yang sudah ditetapkan oleh lembaga profesi kita atau di tempat kita bekerja. Dalam era global berbasis internet, kita dimudahkan dengan pencarian <a href="http://kumpulan-askep.com/">materi keperawatan</a> dalam bentuk <a href="http://kumpulan-askep.com/">ebook</a>, namun tetap saja tidak dapat memenuhi kebutuhan penyusunan asuhan keperawatan yang lebih sering disebut askep. Bila anda memerlukan asuhan keperawatan yang sudah lengkap baik itu mengenai asuhan keperaawatan bedah, anak, jantung, sampai dengan penyakit dalam, anda bisa kunjungi <a href="http://kumpulan-askep.com/">http://kumpulan-askep.com</a>. Disana anda dapat menjadi member dan anda bisa mendapatkan asuhan keperawatan yang anda butuhkan. Bahkan, anda juga nanti akan mendapatkan bonus – bonus yang tentu saja berguna menambah pengetahuan mengenai keperawatan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawat.web.id/mencari-asuhan-keperawatan-di-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Solusi webstore baju hamil dan menyusui</title>
		<link>http://perawat.web.id/solusi-webstore-baju-hamil-dan-menyusui/</link>
		<comments>http://perawat.web.id/solusi-webstore-baju-hamil-dan-menyusui/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Feb 2010 09:02:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Wahyudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Shop]]></category>
		<category><![CDATA[babi shop]]></category>
		<category><![CDATA[Baju hamil]]></category>
		<category><![CDATA[baju menyusui]]></category>
		<category><![CDATA[Moms Miracle]]></category>
		<category><![CDATA[toko online]]></category>
		<category><![CDATA[www.MomsMiracle.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perawat.web.id/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[Ketika tubuh sang pujaan hati yang sedang mengandung mulai melar karena ada si calon buah hati, mulai lah timbul masalah, pujaan hati anda mengatakan “pah… kok tubuh mama mulai melar ya… baju-baju mama juga mulai ga muat di pake tuh… Buat kerja sama aktifitas juga udah ga nyaman. Gimana dong…?
Mulai deh… pusing.. apalagi memang kerjaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika tubuh sang pujaan hati yang sedang mengandung mulai melar karena ada si calon buah hati, mulai lah timbul masalah, pujaan hati anda mengatakan “pah… kok tubuh mama mulai melar ya… baju-baju mama juga mulai ga muat di pake tuh… Buat kerja sama aktifitas juga udah ga nyaman. Gimana dong…?<br />
Mulai deh… pusing.. apalagi memang kerjaan dalam waktu dekat ini memang sedang dikejar deadline, jadi harus segera rampung. jadi belum bisa menemani istri belanja mencari baju hamil sekalian nanti berburu baju hamil. Apalagi baju-baju tersebut nyarinya susah yang pas dan nyaman buat di pake istri.<br />
Alhasil, setelah puter otak didapatkan solusi, <a href="http://www.momsmiracle.com/">berbelanja online</a> saja melalui <a href="http://www.momsmiracle.com/">online shop</a>. Setelah browsing kesana kemari di dapatkan alamat webstore yang bagus di Moms Miracle yang beralamat di <a href="http://www.momsmiracle.com/">http://www.momsmiracle.com</a>. Disana disediakan beragam <a href="http://www.momsmiracle.com/">baju hamil</a> sampai <a href="http://www.momsmiracle.com/baju-menyusui.html">baju menyusui</a> dengan beragam model dan ukuran, serta dengan harga terjangkau. Jadi kita tinggal daftar, pilih produk, bayar dan barang sampe deh ke rumah, tanpa di pusingin dengan belanja ke mall yang belum tentu dekat dengan rumah kita.<br />
Yang paling menarik adalah ada garansi. Maksudnya bila barang yang kita beli adalah barang cacat, anda tinggal mengembalikannya sebelum 15 hari dan pihak Moms Miracle uang anda 100 % juga ongkos kirim anda akan dikembalikan pihak Moms Miracle. Jadi berbelanja<a href="http://www.momsmiracle.com/"> baju hamil</a> dan<a href="http://www.momsmiracle.com/baju-menyusui.html"> baju menyusui</a> lebih menarik bukan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawat.web.id/solusi-webstore-baju-hamil-dan-menyusui/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>normalkah feses atau kotoran anda…?</title>
		<link>http://perawat.web.id/normalkah-feses-atau-kotoran-anda%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://perawat.web.id/normalkah-feses-atau-kotoran-anda%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 06:15:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Keperawatan]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[barium]]></category>
		<category><![CDATA[feses]]></category>
		<category><![CDATA[protein]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perawat.web.id/?p=119</guid>
		<description><![CDATA[feses adalah sisa makanan yang sudah dicerna dan tidak dapat digunakan oleh tubuh untuk diserap dan digunakan sebagai energi dalam tubuh dan makanan bagi sel-sel tubuh. biasanya feses yang normal berwarna coklat terang sampai coklat gelap. berbagai makanan dan obat-obatan mempengaruhi warna feses seperti berikut ini :
* protein daging menghasilkan warna coklat gelap
* bayam dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>feses adalah sisa makanan yang sudah dicerna dan tidak dapat digunakan oleh tubuh untuk diserap dan digunakan sebagai energi dalam tubuh dan makanan bagi sel-sel tubuh. biasanya feses yang normal berwarna coklat terang sampai coklat gelap. berbagai makanan dan obat-obatan mempengaruhi warna feses seperti berikut ini :</p>
<p>* protein daging menghasilkan warna coklat gelap<br />
* bayam dan sayuran menghasilkan warna hijau<br />
* wortel dan bit menghasilkan warna merah kokoa, coklat<br />
* barium untuk tes feses menghasilkan warna susu</p>
<p>untuk lebih lengkapnya klik</p>
<p>http://cupu.web.id/2009/05/normalkah-feses-atau-kotoran-anda/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawat.web.id/normalkah-feses-atau-kotoran-anda%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>kenapa setelah minum kopi perut terasa sakit…???</title>
		<link>http://perawat.web.id/kenapa-setelah-minum-kopi-perut-terasa-sakit%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://perawat.web.id/kenapa-setelah-minum-kopi-perut-terasa-sakit%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 06:14:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[sakit perut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perawat.web.id/?p=122</guid>
		<description><![CDATA[ada sebagian orang yang mengeluhkan ketika atau setelah minum kopi perut terasa sakit baik itu ada riwayat penyakit maag atau gastritis ataupun tidak ada sama sekali. tapi tidak semua orang menderita seperti itu karena tergantung dari daya tahan tubuh masing-masing individu. di dalam minuman kopi terdapat kafein yang dapat menyebabkan stimulan sistem saraf pusat yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ada sebagian orang yang mengeluhkan ketika atau setelah minum kopi perut terasa sakit baik itu ada riwayat penyakit maag atau gastritis ataupun tidak ada sama sekali. tapi tidak semua orang menderita seperti itu karena tergantung dari daya tahan tubuh masing-masing individu. di dalam minuman kopi terdapat kafein yang dapat menyebabkan stimulan sistem saraf pusat yang dapat meningkatkan aktivitas lambung dan sekresi hormon gastrin pada lambung dan pepsin.</p>
<p>untuk lebih lengkapnya klik http://cupu.web.id/2009/05/kenapa-setelah-minum-kopi-perut-terasa-sakit/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawat.web.id/kenapa-setelah-minum-kopi-perut-terasa-sakit%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PERLU SOP APLIKASI TTG HUBUNGAN INTERPERSONAL PERAWAT</title>
		<link>http://perawat.web.id/perlu-sop-aplikasi-ttg-hubungan-interpersonal-perawat/</link>
		<comments>http://perawat.web.id/perlu-sop-aplikasi-ttg-hubungan-interpersonal-perawat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 06:14:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Butuh bantuan sahabat perawat]]></category>
		<category><![CDATA[interpersonal]]></category>
		<category><![CDATA[SOP Aplikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perawat.web.id/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[assalamu&#8217;alaikum
kawan kawan saya memerlukan referensi untuk penyusunan SOP ttg aplikasi hubungan interpersonal perawat dalam pelayanan keperawatan di rumah sakit, barangkali ada yang mempunyai referensi, sebelumnya terima kasih
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum</p>
<p>kawan kawan saya memerlukan referensi untuk penyusunan SOP ttg aplikasi hubungan interpersonal perawat dalam pelayanan keperawatan di rumah sakit, barangkali ada yang mempunyai referensi, sebelumnya terima kasih</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawat.web.id/perlu-sop-aplikasi-ttg-hubungan-interpersonal-perawat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Some Supplement You Needed to Build Your Body</title>
		<link>http://perawat.web.id/what-do-you-get-from-muscle-exercise-for-your-health/</link>
		<comments>http://perawat.web.id/what-do-you-get-from-muscle-exercise-for-your-health/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 01:47:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Wahyudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[muscle]]></category>
		<category><![CDATA[muscle building]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perawat.web.id/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[
Nowadays, some people want to have a better performance of him/her body. Sometimes they try to ‘change&#8217; their body becomes bigger and strong. They want to have a bigger muscle as like an athlete. In order to get that body appearance, they buy some muscle building supplements to increase their muscle size and strength and [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" title="muscle" src="http://www.musclebuildingbuddy.com/i/MBB_images/arm_muscles.jpg" alt="" width="212" height="183" /></p>
<p>Nowadays, some people want to have a better performance of him/her body. Sometimes they try to ‘change&#8217; their body becomes bigger and strong. They want to have a bigger muscle as like an athlete. In order to get that body appearance, they buy some muscle building supplements to increase their muscle size and strength and sports nutritional products to enhance their sports performance.<br />
There are some <a href="http://www.musclebuildingproducts.net/">muscle building products</a> that has been known can increase the muscle mass, include :</p>
<h4>1.	Amino acids</h4>
<p>This is the most popular supplement. Why? It is because amino is the product of protein digest that known as the building blocks from your muscle. More muscle you have, more amino acids needed to save muscle and to grow. So, you need eat more protein in your meals.</p>
<h4>2.	MRP-Meal Replacement Powder, Bar, Ready To Drink (RTD), Protein Powder</h4>
<p>This product can be used in 2 &#8211; 4 times/day to increase your frequency and quantity of protein eating.</p>
<h4>3.	Creatine</h4>
<p>Creatine is an amazing muscle and strength builder. It is natural, found in red meat, and has been proven safe. Eat it 10 gram/day, be sure that you drink 8-10 glass of water every day, the function is to replace the loss of ATP because of hard exercise.</p>
<h4>4.	Glutamine</h4>
<p>Glutamine is an incredible muscle builder that also increases your natural growth hormone and immunity. Eat it 4-5 gram after exercise and 4-5 gram every after 2 or 3 times eat. The function is to replace glycogen and glutamine.</p>
<h4>5.	HMB (Beta Hydroxy beta-methylbutyrate): 3 gram/day, prevent from destruction of muscle protein.</h4>
<h4>6.	Thermogenic : increase the body metabolism and fat burning.</h4>
<h4>7.	Beta Ecdysteron plus Methoxy Isoflavone: 3 times/day, breakfast, after exercise, and night, eating with protein meals.</h4>
<p>The function is to decrease the destruction of muscle protein.</p>
<h4>8.	Essential Fatty Acid (EFA), consumed every eating in 3 times/day.</h4>
<p>The function is to save the level of healthy hormone.</p>
<h4>9.	Antioxide: to save the body immune system.</h4>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawat.web.id/what-do-you-get-from-muscle-exercise-for-your-health/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ANDA SERING MUAL DAN MUNTAH, BAGAIMANA MEKANISMENYA?</title>
		<link>http://perawat.web.id/anda-sering-mual-dan-muntah-bagaimana-mekanismenya/</link>
		<comments>http://perawat.web.id/anda-sering-mual-dan-muntah-bagaimana-mekanismenya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 02:53:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Asuhan Keperawatan]]></category>
		<category><![CDATA[maag]]></category>
		<category><![CDATA[mual]]></category>
		<category><![CDATA[muntah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perawat.web.id/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[ketika kita sakit maag atau gastritis kita sering mengalami mual dan muntah, hal ini merupakan gejala awal dari penyakit maag. bagaimana proses terjadinya mual dan muntah itu sendiri?? di jelaskan berikut ini. Mual yaitu : rasa ingin muntah yang dapat di sebabkan oleh impuls iritasi yang datang dari traktus gastrointestinal, impuls yang berasal dari otak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ketika kita sakit maag atau gastritis kita sering mengalami mual dan muntah, hal ini merupakan gejala awal dari penyakit maag. bagaimana proses terjadinya mual dan muntah itu sendiri?? di jelaskan berikut ini. Mual yaitu : rasa ingin muntah yang dapat di sebabkan oleh impuls iritasi yang datang dari traktus gastrointestinal, impuls yang berasal dari otak bawah yang berhubungan dengan motion sickness, maupun impuls yang berasal dari korteks serebri untuk memulai muntah.</p>
<p>untuk lebih jelasnya klik http://cupu.web.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawat.web.id/anda-sering-mual-dan-muntah-bagaimana-mekanismenya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengkajian Keperawatan tentang Kebutuhan Pasien dan Keluarga akan Sentuhan</title>
		<link>http://perawat.web.id/pengkajian-keperawatan-tentang-kebutuhan-pasien-dan-keluarga-akan-sentuhan/</link>
		<comments>http://perawat.web.id/pengkajian-keperawatan-tentang-kebutuhan-pasien-dan-keluarga-akan-sentuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2009 12:35:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Keperawatan]]></category>
		<category><![CDATA[Asuhan Keperawatan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[keperawatan]]></category>
		<category><![CDATA[Perawat]]></category>
		<category><![CDATA[sentuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perawat.web.id/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[dari : Oechay

Pengkajian individu terhadap kebutuhan sentuhan adalah langkah yang sangat penting bagi Perawat. Karena banyak faktor yang mempengaruhi keinginan sentuhan, perawat harus mengingat bahwa kebutuhan orang-orang dan reaksi terhadap sentuhan bersifat individu. Tidak ada rumusan yang pasti untuk mengukur jumlah dan kualitas aspek ini pada tiap orang karena faktor yang begitu kompleks yang menunjang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>dari : Oechay<br />
</strong></p>
<p style="text-align: left;">Pengkajian individu terhadap kebutuhan sentuhan adalah langkah yang sangat penting bagi Perawat. Karena banyak faktor yang mempengaruhi keinginan sentuhan, perawat harus mengingat bahwa kebutuhan orang-orang dan reaksi terhadap sentuhan bersifat individu. Tidak ada rumusan yang pasti untuk mengukur jumlah dan kualitas aspek ini pada tiap orang karena faktor yang begitu kompleks yang menunjang keyakinan seseorang dan perasaanya tentang sentuhan. Praktik keluarga secara individu, praktik kebudayaan dan gaya koping merupakan merupakan kekuatan yang mempengaruhi keinginan untuk &#8211; dan menginterpretasikan sentuhan oleh orang lain perawat harus menggunakan informasi yang ada pada lingkungan perawatan, insting subyektif dan interpretasi pola interaksi keluarga untuk menentukan strategi mereka untuk memenuhi kebutuhan sentuhan dari pasien mereka dan keluarganya</p>
<p style="text-align: left;">Terdapat beberapa pertanyaan kunci bahwa perawat harus mempertimbangkan saat mengkaji kebutuhan akan sentuhan pasien dan keluarga<img title="More..." src="http://perawat.web.id/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><span id="more-82"></span></p>
<p style="text-align: left;"><em><strong>T</strong></em> Jumlah total sentuhan saat ini dari keluarga dan anggota tim   kesehatan</p>
<p style="text-align: left;">Pasien membutuhkan sedikit perawatan fisik, mungkin diisolasi, atau mungkin menggunakan tempat tidur kinetik. Sering kali pasien  ini mempunyai atau tidak sama sekali mempunyai pengunjung, atau anggota keluarga sangat ragu-ragu menyentuh pasien. Ketika dengan pasien mereka tetap jauh dari tempat tidur dan munculnya ketakutan atau rasa tidak nyaman dengan menyentuh atau menunjukkan pengaruhnya dan perawatan.</p>
<p style="text-align: left;"><em><strong>O</strong></em> Pasien lansia sering meningkat akan kebutuhan sentuhan yang berarti selama periode krisis. Agging process yang juga membuat  mereka lebih cenderung terjadi penurunan sensori, kekacauan mental, dan kesulitan komunikasi yang dapat dikurangi dengan sentuhan yang berarti dalam memberikan perawatan. Mmepunyai pengunjung dan interaksi verbal sedikit dapat memperbesar kebutuhan memreka akan sentuhan.</p>
<p style="text-align: left;"><em><strong>U</strong></em> Ancaman yang tidak biasa terhadap gambaran diri dan jarak kedekatan pribadi terjadi pada saat pasien mengalami ketidaknyamanan dan bingung tentang bagian tubuhnya dan menyatukan bagian-bagian tubuhnya ke dalam satu tubuh yang utuh.</p>
<p style="text-align: left;"><em><strong>C</strong></em> Tingkat kesadaran pasien memberi isyarat akan kebutuhan sentuhan. Mungkin terjadi kurang jika mereka stabil dan dapat berpartisipasi pada perawatan mereka.</p>
<p style="text-align: left;">Krisis dapat memicu peningkatan akan kebutuhan dukungan, kedekatan dengan orang lain, komunikasi yang jelas. Sering terjadi sedikit kesempatan bagi perawat memberikan dukungan verbal yang lama selama situasi krisis, walaupun kebutuhan dukungan dan perawatan semakin meningkat.</p>
<p style="text-align: left;"><strong><em>H</em></strong> Teknologi canggih sangat menunjang perawatan intensif. Ketidakberdayaan dan keputusasaan merupakan perasaan yang dialami pasien jika mereka mengetahui bahwa mereka tidak meningkatkan situasi mereka pada tingkat yang dapat diterima. Perasaan ini memungkinkan mereka dalam kehancuran dan depressi. Mereka akan menampakkan perasaan ini dengan tampak apatis terhadap kondisi mereka atau perawatan, withdrawal, atau menghindari komunikasi, atau menangis dan terluka. Merasa kesepian dalam krisis mereka hanya membuat mereka makin putus asa. Pasien ini mungkin sangat terbuka terhadap dukungan dan pemberian perhatian sentuhan perawat sebagai tanda bahwa seseorang memperhatikan dan bersamanya.</p>
<p style="text-align: left;"><strong><em>I</em></strong> Psikosis ICU, kekacauan mental dan tak berdaya merupakan kemungkinan efek samping dari lingkungan perawatan kritis pada kombinasi tingkat stress pasien. Kurang istirahat, perubahan status nutrisi dan penggunaan obat juga mendukung terjadinya ketidakseimbangan yang dialami pasien. Sentuhan yang hati-hati dan direncanakan dapat membantu pasien melalui episode ini. Keinginan menyentuh bagi pasien mungkin merupakan isyarat kebutuhannya untuk mengadakan kontak rasa dengan orang lain. Pasien yang meraih perawat atau memegang lengan atau tangan perawat mungkin menandakan kebutuhan mereka untuk kedekatan dan kontak dengan orang lain.</p>
<p style="text-align: left;"><strong><em>N</em></strong> Menggunakan lima indra secara normal dan input sensoris yang normal dan jumlah serta kualitasnya meningkatkan kemampuan pasien untuk mengatasi ansietas, lingkungan asing dan situasi krisis. Sayangnya semua itu sering  mengubah input sensoris dan penggunaannya. Memberikan perhatian yang sensitif pada perilaku pasien merupakan langkah pertama dalam mencapai keseimbangan proses sensoris. Langkah kedua termasuk menggunakan sentuhan yang bermakna dalam mencoba mengkomunikasikan keperawatan dan menghubungkan pasien dengan realita, martabat dan harga diri. Langkah ketiga membutuhakan perawat untuk melihat respons pasien untuk menilai intervensi pada tingkat individu.</p>
<p style="text-align: left;"><strong><em>G</em></strong> Memberikan isyarat perilaku terhadap kebutuhan sentuhan merupakan fenomena yang tidak disadari pasien. Expresi wajah, kontak mata, ungkapan verbal, ingin menyentuh dan sering memanggil perawat mungkin menandakan kebutuhan pasien akan seseorang disampingnya</p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">Sama pentingnya menyadari isyarat pasien untuk menghindari sentuhan. Ingatlah pasien sebagai individu, perubahan suasana hati, pengaruh budaya dan perubahan fisiologis mungkin menyebabkan fluktuasi pada kebutuhan pasien atau kesiapan fisik untuk kontak. Keterbuakaan untuk menyentuh pada satu waktu tidak meyakinkan bahwa pasien akan merasa nyaman dengan sentuhan dibawah kondisi lain. Penting untuk memahami bahwa kebutuhan pasien dan berespons menyentuh berubah dari waktu ke waktu atau dari hari ke hari.*)</p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;"><em>*) Hudak &amp; Gallo Keperawatan Kritis Pendekatan Holistik Ed VI Vol I 1997</em></p>
<p style="text-align: left;">
<blockquote>
<blockquote>
<p style="text-align: left;">
</blockquote>
<p style="text-align: left;"><strong><br />
</strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;">
</blockquote>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawat.web.id/pengkajian-keperawatan-tentang-kebutuhan-pasien-dan-keluarga-akan-sentuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perawat Entrepreneur</title>
		<link>http://perawat.web.id/perawat-entrepreneur/</link>
		<comments>http://perawat.web.id/perawat-entrepreneur/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2009 12:33:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Keperawatan]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Perawat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perawat.web.id/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Dua hari yang lalu sempat sy chatting bareng mas Doni, mulai dari masalah pribadi, profesi perawat sampai pengalaman wirausaha.
Saya sangat setuju apa yang dikatakan mas Doni bahwa kita sebagai perawat sudah saatnya menghidupi profesi perawat agar bisa lebih maju, bukan hidup dari profesi perawat.
Mungkin ide mas Doni untuk membuat suatu komunitas perawat pebisnis sangat bagus.
Perawat entrepreneur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dua hari yang lalu sempat sy chatting bareng mas Doni, mulai dari masalah pribadi, profesi perawat sampai pengalaman wirausaha.</p>
<p>Saya sangat setuju apa yang dikatakan mas Doni bahwa kita sebagai perawat sudah saatnya <strong>menghidupi </strong>profesi perawat agar bisa lebih maju, bukan <strong>hidup </strong>dari profesi perawat.</p>
<p>Mungkin ide mas Doni untuk membuat suatu komunitas perawat pebisnis sangat bagus.</p>
<p>Perawat entrepreneur mungkin bisa diartikan sebagai perawat yang mempunyai jiwa wirausaha.</p>
<p>Entrepreneur/wirausaha/pebisnis,  yang tidak dikenali seperempat abad lalu, saat ini diajarkan sebagai mata kuliah di universitas di seluruh dunia. Di Amerika Serikat, ratusan perguruan tinggi mengajarkan itu. Apakah ini benar-benar fenomena baru? Tidak persis demikian. Kita sebenarnya dilahirkan sebagai entreperneur. Keberanian, kreativitas, dan inisiatif  semuanya adalah sifat yang dimiliki seseorang sejak lahir. Itu alami, melekat dalam diri kita, Tinggal masalahnya, buatlah kemampuan itu muncul dan bekerja optimal . Kita sebagai perawat sudah pernah memenangkan persaingan yang paling akbar di jagat raya ini yaitu 700 juta sel sperma yang bersaing membuahi ovum. Kitalah pemenangnya. Lalu berkembang menjadi bayi, bayi manapun di dunia ini, sebelum mereka dibanjiri nilai-nilai dan peraturan masyarakat, tanpa perlu ikut seminar tentang ”berjalan”, ia belajar berjalan sampai bisa. Setiap kali si bayi yang belajar berjalan, ia tersandung dan terjatuh kemudian bangkit lagi. Bayi itu pun belajar berbicara tanpa perlu mengikuti kurus bahasa. Sayangnya, semua kelebihan itu hilang ketika ia memasuki institusi yang kita sebut sekolah.<span id="more-90"></span></p>
<p>Pertanyaannya adalah adakah institusi di dunia ini yang bisa mengajari  cara menjalankan bisnis kita sendiri?, kalau kita sebut beberapa kursus atau jurusan bisnis dengan nama-nama tetentu yang ditawarkan oleh universitas atau sebuah lembaga kursus. Terus terang, itu semua tidak  mengajarkan kita bagaimana menjalankan bisnis  untuk diri kita sendiri. Mereka hanya mengajarkan kita bagaimana menjalankan bisnis untuk orang lain! Kalau kita mengikuti kursus akuntansi, yang diajarkan   adalah bagaimana kita menghitung uang orang lain.</p>
<p>Entrepeneur bagi perawat bisa dipelajari sambil melakukannya <strong><em>(learning by doing)</em></strong>, namun harus diingat bahwa wawasan tentang jenis usaha yang akan dipilih tetap sangat diperlukan karena jika tanpa hal itu sama dengan menyelam ke dasar laut tanpa tabung gas.</p>
<p>Saya sebagai kepala ruangan di sebuah RS merasa pusing bila ditanya masalah penghasilan dan ketentraman hati. Saat perawat ditanya berapa tabungan di Bank?, berapa deposito anda?, kapan anda ke tanah suci?, seberapa banyak aset yang anda miliki? apakah anda sering menunggu gaji bulanan?, Apakah sering terjadi konflik di tempat kerja gara-gara  honor yang tidak sesuai?, apakah hati anda tidak tenang menghadapi masa depan?. Apakah otak mulai panas saat harga-harga melambung tinggi?. Tapi itulah kenyataan yang terjadi dilapangan.</p>
<p>Dalam bidang pekerjaan apapun, yang namanya income harian, mingguan, bulanan, tahunan dan &#8220;dadakan&#8221;, semuanya penting terpenuhi. Tetapi selain itu kita masih bisa melakukan hal lain, banyak bisnis/usaha yang bisa dilakukan perawat, jadi sambil bekerja sebagai perawat, namun memiliki usaha sampingan di bidang wirausaha.</p>
<p>Bekerja di luar negeri bisa menjadi langkah awal menjadi pebisnis dan investor. Perawat di luar negeri rata-rata mencapai gaji 10 x lipat perawat di Indonesia. Sebelum menjadi pengusaha kita memang perlu modal finansial dan modal karakter.</p>
<p>Setiap orang, siap atau tidak, kondisi akan mendorongnya menjadi seorang entrepreneur, sekarang  jaman sudah berubah.</p>
<p>Rujukan: <a href="http://iyusyosep.wordpress.com/2008/09/15/nursing-entrepreneur/#more-4" target="_blank">iyusyosep.wordpress.com</a>, <a href="http://mediaperawat.blogspot.com/2009/02/apakah-kamu-kaya.html" target="_blank">mediaperawat.blogspot.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawat.web.id/perawat-entrepreneur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Networking Bagi Perawat*</title>
		<link>http://perawat.web.id/pentingnya-networking-bagi-perawat/</link>
		<comments>http://perawat.web.id/pentingnya-networking-bagi-perawat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2009 06:07:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Wahyudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[keperawatan networking]]></category>
		<category><![CDATA[Perawat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://perawat.web.id/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang bilang kalo perawat cuma bisa eksis di rumah sakit? kalau dulu perawat dikenal hanya bisa bekerja di rumah sakit, fakta masa kini sudah berbicara lain. Sudah banyak perawat yang eksis di luar profesi utamanya sebagai perawat, entah sebagai pedagang MLM, menjadi trainer, sampai menjadi konsultan di bidang Teknologi Informasi yang tentu saja semuanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa yang bilang kalo perawat cuma bisa eksis di rumah sakit? kalau dulu perawat dikenal hanya bisa bekerja di rumah sakit, fakta masa kini sudah berbicara lain. Sudah banyak perawat yang eksis di luar profesi utamanya sebagai perawat, entah sebagai pedagang MLM, menjadi trainer, sampai menjadi konsultan di bidang Teknologi Informasi yang tentu saja semuanya masih berhubungan dengan dunia keperawatan.</p>
<p><img class="alignright" title="networking" src="http://www.rachel-levy.com/wp-content/uploads/2009/01/networking2.jpg" alt="" width="341" height="195" />Namun pencapaian tersebut tidak cukup hanya dengan meningkatkan kemampuan individu di bidang-bidang lain yang kita minati, selain itu perawat juga perlu meningkatkan kualitas jaringan/<em>networking </em>baik terhadap sesama perawat maupun dengan orang-orang lain di luar lingkungan keperawatan.<span id="more-103"></span></p>
<p>Bila kita lihat ilustrasi di atas, ada berbagai macam warna yang masing-masing warna terdiri dari lebih satu orang. yang ingin digambarkan ilustrasi di samping adalah: warna yang berbeda menggambarkan keberagaman profesi yang ada di sekitar perawat baik di rumah sakit maupun di lingkungan lain seperti lingkungan rumah, pengajian, gereja, atau perkumpulan-perkumpulan lain yang masing-masing memiliki sejumlah orang di dalamnya.</p>
<p>dengan meningkatkan kualitas <em>networking </em>perawat diharapkan kemudahan dan keberagaman informasi akan didapatkan perawat untuk terus meng<em>improve </em>keahliannya, dan dengan <em>networking </em>pula informasi mengenai keahlian diri kita akan sampai lebih cepat dan lebih banyak ke orang lain. Semakin luas jaringan yang kita bangun akan semakin luas pula area informasi yang  di dapat, demikian pula informasi mengenai diri kita akan semakin luas tersebar. Makanya jangan heran bila melihat hanya segelintir perawat yang bisa sukses di berbagai bidang dan sepintas terlihat tidak berhubungan dengan dunia keperawatan, hal itu karena memang baru sedikit perawat yang menyadari pentingnya <em>networking </em>bagi pengembangan diri mereka, kebanyakan dari perawat masih berpikir bahwa perawat hanya sebatas perkara bertemu klien dan memberikan obat orderan dokter.</p>
<p>Ayo kita mulai membangun jaringan seluas-luasnya dari sekarang&#8230;!!!</p>
<p>*postingan ini juga dipublikasikan di <a href="http://doni.perawatonline.com/2009/03/20/pentingnya-net…g-bagi-perawatpentingnya-networking-bagi-perawat/">blog pribadi penulis</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://perawat.web.id/pentingnya-networking-bagi-perawat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
